Wisata Bunga Cihideung Bandung


Cihideung, desa yang terletak di kecamatan Parongpong ini, yang dulunya hanya merupakan tempat bercocok tanam ala kadarnya saja, kini telah berkembang menjadi "Kawasan Wisata Bunga". Kawasan ini memang tepat disebut sebagai kawasan wisata bunga, karena di sepanjang desa ini terlihat berbagai tanaman bunga yang dikembangbiakkan.

Berbagai jenis tanaman bunga bisa kita temui di desa Cihideung ini, dari tanaman hias hingga tanaman potong. Tanaman (bunga) hias biasanya adalah tanaman yang digunakan untuk memperindah taman, dan tanaman (bunga) potong biasanya adalah tanaman/ bunga yang diperlukan untuk keperluan dekorasi. Di desa Cihideung ini lebih dari 80% warga desa Cihideung menjadi petani bunga, dimana terdiri dari 30% petani bunga potong, dan 50% petani bunga hias.


Hamparan bunga beraneka jenis dan warna terlihat di sepanjang kiri dan kanan jalan. Berbagai bunga yang jarang ditemukan banyak sekali terdapat di sini. Seperti bunga Dahlia berwarna merah dan jingga yang tidak mudah ditemukan di tempat lain, bisa ditemukan di kawasan tersebut. Juga seperti bunga mawar jenis kertas yang berwarna-warni.
Sementara bunga bougenville, anggrek, miyana, mawar, dahlia, yanto (cereme), lolipop, sutra bombay, dan asoka menjadi bunga-bunga yang paling banyak dijumpai di hampir setiap halaman rumah di desa tersebut. Halaman dengan aneka bunga cantik itulah yang sekaligus dijadikan tempat menjajakan bunga dan tanaman hias lainnya.
Bukan itu saja juga ada berbagai jenis bonsai, cemara udang hingga cemara langka, serta tanaman keras lainnya. Tak hanya tanaman hias, pohon buah-buahan pun tak ketinggalan terpajang di sana seperti jeruk, strawberry, jambu air, dan jambu batu.
Semakin menambah keunikan di Cihideung beberapa pedagang menjual bunga yang jarang bisa ditemui di tempat lain. Seperti tanaman Terang Bulan atau lebih dikenal dengan tanaman rambutan jenis Terang Bulan termasuk tanaman langka, karena itu peminatnya sangat banyak.
Komoditas bunga hidup merupakan andalan penduduk desa Cihideung. Hampir semua penduduk di sana menggantungkan hidupnya dari berjualan bunga. Semua lahan di sepanjang Jalan Cihideung ditanami bermacam-macam bunga. Karena itu, orang-orang menyebut kawasan desa Cihideung ini sebagai taman bunga.
Cihideung sendiri berasal dari dua kata bahasa Sunda yaitu ci (berasal dari kata cai atau dalam bahasa Indonesia berarti air) dan hideung (dalam bahasa Indonesia berarti hitam).
Selain bunga, cukup banyak juga petani yang menanam dan menjual kaktus. Tanaman hias yang telah tumbuh sejak 100 juta tahun yang lalu ini disukai berbagai kalangan karena bentuknya yang sangat unik dan dapat hidup di semua tempat. Tanaman yang mampu menyimpan air pada batangnya itu, perawatannya sangat mudah. Yang penting cukup cahaya matahari, suhu, kelembaban udara dan sirkulasi udara yang cukup baik. Untuk penyiraman tidak perlu terlalu sering. Kalau pot sudah kering, baru disiram lagi.
Harga kaktus sangat bervariasi tergantung dari jenisnya. Namun, kaktus yang harganya berkisar antara Rp10.000 hingga Rp50.000 yang paling banyak dibeli oleh pencinta tanaman kaktus. Pembeli tanaman ini berasal dari berbagai kota di Pulau Jawa, bahkan sering dari berbagai daerah di luar Jawa. 

Terkenal Sampai Luar negeri
Bagi masyarakat Kecamatan Parongpong, sektor pertanian merupakan sektor yang paling diandalkan, jauh melebihi sektor pariwisata dan industri. Ini sangat berkaitan dengan suburnya tanah di daerah itu, sehingga sangat cocok untuk ditanami berbagai bunga dan tanaman.
Namun dari tujuh desa yang ada di Kecamatan Parongpong, hanya empat desa yang mayoritas penduduknya bertani bunga. Keempat desa ini adalah Desa Cigugur, Desa Cihanjuang Rahayu, Desa Karyawangi, serta Desa Cihideung. Dari keempat desa ini, Desa Cihideung merupakan satu-satunya desa sentra bunga.
Desa Cihideung merupakan desa sentra bunga yang kini paling dikenal masyarakat luas. Namun untuk pembibitan, justru Desa Cihideung disuplai dari Desa Cigugur, Karyawangi, dan Cihanjuang Rahayu.
Selain bunga, beberapa tanaman untuk kebutuhan konsumsi juga dibudidayakan secara intensif di daerah ini. Beberapa di antaranya adalah cabai paprika, kentang, buncis, kol, dan tomat. Hasilnya pun cukup lumayan Bahkan cabai paprika sudah diekspor ke Singapura dan Taiwan, yang membuat nama Parongpong menjadi sangat terkenal. Padahal cabai paprika baru berkembang sekitar tahun 1998.
Hal itu membuktikan Sentra Bunga Cihideung sebenarnya memiliki potensi besar selain hanya sekadar menjadi pasar bunga, yaitu jadi daerah wisata bunga dan tanaman terpadu.
Bahkan beberapa sarana sebagai penunjang daerah wisata bunga dan tanaman saat ini sebenarnya sudah tersedia. Penginapan, misalnya, banyak tersedia di sekitar Sentra Bunga Cihideung. Tidak jauh dari daerah berhawa sejuk ini terdapat beberapa vila yang bisa disewakan. Satu di antaranya adalah Vila Istana Bunga. Kompleks hunian berbukit-bukit ini terletak sangat dekat dengan Desa Cihideung, hanya sekitar sepuluh menit perjalanan menggunakan mobil.
 
Yang menjadi kekurangan daerah ini adalah tidak adanya fasilitas wisata yang disediakan, semisal tempat parkir yang luas. Untuk bisa berkeliling di area kebun bunga ini kita hanya bisa memarkirkan kendaraan kita di pinggir–pinggir jalan di sepanjang desa Cihideung. Tapi hal itu tidak menjadi hambatan bagi setiap pengunjung untuk datang untuk sekedar melihat–lihat ataupun membeli bunga untuk memperindah taman di rumah mereka.

Selain tanaman bunga, terdapat juga berbagai jenis bibit buah–buahan. Terdapat begitu banyak bibit buah-buahan yang ada, diantaranya mangga, jeruk, pepaya, sawo, dan berbagai jenis bibit buah–buahan lainnya. Bibit buah–buahan yang ada banyak dibeli oleh orang–orang yang hobi berkebun, atau orang–orang yang hanya ingin menambah koleksi tanaman buah–buahannya di tamannya.


Desa wisata bunga Cihideung yang merupakan tempat wisata persinggahan ini terletak sekitar 20 km dari kota Bandung, bisa ditempuh dengan menggunakan angkutan umum ataupun dengan kendaraan pribadi. Bila kita menempuh jalan melalui jalan Cihanjuang, kita juga bisa menikmati indahnya perkebunan disepanjang jalan menuju desa Cihideung. Kesegaran dan kesejukan tersaji di sepanjang perjalanan menuju lokasi.

Kebun Bunga Cihideng terletak di Desa Cihideung Kecamatan Parongpong (kawasan Lembang).Tempat ini menyediakan aneka jenis bunga tanaman hias, bibit buah buahan dan agrowisata di lengkapi lapangan parkir dan TK. Arena taman bunga Cihideung, diresmikan oleh Menteri Penerangan Harmoko tahun 1997 dengan luas areal 50 Ha kawasan bunga Cihideng melayani penjualan bunga partai besar bagi para pencinta holtikultura, yang promosinya dilakukan oleh Balai Informasi Masyarakat (BIM) Cihideung kampung pangairan Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.

sumber : http://www.wisatalembang.com/2010/01/kebun-bunga-cihideung.html
              http://www.kapanlagi.com/a/old/sentra-bunga-cihideung-pasar-bunga-penuh-potensi-wisata.html
Label:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...